Tampilkan postingan dengan label Saham. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Saham. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Oktober 2012

Tips & Saran Tentang Investasi Bursa Saham

Saat ini, salah satu sumber investasi yang sedang naik daun adalah investasi di bursa saham. Bahkan, di Indonesia, belakangan nilai harga saham gabungan (IHSG) mencapai rekor sejarah hingga di atas 3800. Tak heran, jika kini, orang berbondong-bondong mencoba “mengadu untung” di bursa saham. Ditambah lagi, banyak perusahaan manajemen investasi yang bisa membantu mempermudah proses investasi bagi individu. Sehingga, semua seolah makin dipermudah.

Tapi, sadarkah bahwa resiko berinvestasi di dunia saham juga sangat besar. Seperti istilah “high risk high return”, maka risiko rugi pun juga cukup besar.

Agar bisa tetap memaksimalkan keuntungan, raja saham dunia, Warren Buffet dalam sebuah wawancara menyebutkan: “Pertama, jika melihat investasi terlihat sangat bagus, mungkin memang itu sebenarnya. Kedua, selalu lihat berapa yang dihasilkan seseorang sebelum dia membantu Anda. Ketiga, jangan terjebak utang.” Sederhana. Tapi, itulah yang dilakukan Warren Buffet sehingga bisa menjadi salah satu orang terkaya di dunia.

Berikut beberapa hal lain yang dipertimbangkan Warren Buffet agar investasi di bursa saham makin pasti…
  • Apakah perusahaan berjalan dalam industri dengan ekonomi yang baik, bukan dalam suatu industri yang berdasarkan kompetisi harga?
  • Apakah perusahaan memiliki monopoli konsumen atau merek memiliki loyalitas tinggi pada konsumennya?
  • Dapatkah perusahaan lain dengan kelimpahan sumber daya bersaing dengan sukses dengan perusahaan itu?
  • Apakah pendapatannya terus meningkat dengan margin yang baik dan konsisten?
  • Apakah rasio utang terhadap ekuitas rendah atau laba terhadap rasio utang tinggi? Ini untuk mengindikasikan apakah perusahaan dapat membayar utangnya bahkan di tahun ketika pendapatannya lebih rendah dari rata-rata.
  • Apakah perusahaan memiliki return yang tinggi dan konsisten pada modal yang diinvestasikan?
  • Apakah perusahaan mampu mempertahankan laba untuk pertumbuhan?
  • Apakah perusahaan menginvestasikan pendapatan untuk peluang bisnis yang baik?
  • Apakah manajemen di perusahaan tersebut memiliki track record yang baik?
  • Apakah perusahaan fleksibel untuk menyesuaikan harga saat terjadi inflasi?
(cigna.co.id)

Jumat, 12 Oktober 2012

Strategi-Strategi Dalam Investasi Saham

Bursa Efek merupakan sebuah pasar yang terorganisasi dimana para pialang melakukan transaksi jual-beli surat berharga dengan berbagai perangkat aturan yang ditetapkan di Bursa Efek tersebut. Ada beberapa pilihan teknik strategi yang dapat dilakukan oleh para investor terhadap kegiatan berinvestasi saham :

a. Teknik Analisis
Teknik analisis adalah teknik yang memperhatikan dan menganalisa fluktuasi harga saham yang membentuk trend dengan melihatnya secara individu dan keseluruhan saham pada pasar modal. Cara ini memang tidak dapat menebak pergerakan harga dengan tepat, namun cukup membantu dalam mengambil keputusan.

b. Analisis Fundamental
Analisa fundamental adalah menganalisis berbagai faktor yang berhubungan dengan saham yang akan kita pilih melalui analisis perusahaan, analisis industri dan analisis ekonomi dan pasar makro mikro serta metode-metode analisis lain untuk mendukung analisa saham yang akan dipilih. Info analisis fundamental bisa didapat melalui media massa, media cetak, media elektronik, perusahaan sekuritas, pakar pasar modal, dan lain sebagainya.

c. Strategi Beli Dan Tahan
Jika anda yakin suatu saat suatu saham akan memiliki peningkatan nilai maka anda bisa membeli saham tersebut dan menyimpannya hingga saat yang tepat sehingga anda dapat melepasnya / menjualnya. Terkadang ada saham dari perusahaan yang saat ini kondisinya biasa-biasa saja, namun anda yakin suatu saat perusahaan tersebut akan maju pesat. Jika anda sangat yakin anda bisa menginestasikan uang anda pada saham perusahaan tersebut lalu menyimpannya hingga saat yang tepat untuk melakukan aksi jual.

d. Index Funds/ DanaIndeks
Indeks merupakan gabungan dari beberapa dana segar dan dana pensiun yang merupakan duplikasi dari indeks pada pasar modal. Dari indeks yang ada, anda bisa memilih portfolio investasi mana yang di masa mendatang dapat memberikan gain / keuntungan pada anda serta menghindari loss / kerugian yang mungkin dapat terjadi pada investasi anda.

(Hendra/wealthindonesia.com)

Selasa, 09 Oktober 2012

Mengapa Menginvestasikan Uang Anda Dalam Saham

Ada banyak alasan untuk berinvestasi dalam saham tapi saya akan memberikan Anda alasan yang paling menguntungkan. Bila Anda membeli saham maka Anda benar-benar menjadi seorang pemilik sebagian dari perusahaan.

Bahkan jika Anda melakukan penelitian dengan seksama, maka Anda dapat memiliki perusahaan yang sangat sukses yang akan memeberikan keuntungan kepada Anda di tahun-tahun mendatang.

Pada umumnya, saham rata-rata tumbuh lebih dari 10% setahun dan itu lebih banyak dari sertifikat deposito (CD) di bank lokal Anda.

Risiko yang minimal adalah jika Anda tidak menaruh semua uang Anda pada satu saham tertentu atau pada perusahaan yang sejenis. Untuk memperkecil resiko, sebaiknya Anda mendiversifikasikan sebagian uang Anda ke perusahaan lain.

Anda akan mengambil bagian dalam roda pembangunan dan Anda juga dapat belajar lebih banyak dan lebih lanjut tentang keuangan Anda.

Anda akan membantu perekonomian ketika perusahaan pertama kali menjual sahamnya kepada publik mereka memiliki apa yang disebut Penawaran Umum Perdana yang membawa uang bagi perusahaan dan membantu mereka berkembang.

Sekarang Anda dapat memahami bahwa dengan menginvestasikan uang Anda pada saham, maka hal itu benar-benar merupakan hal yang baik. Dan jika Anda memiliki budget yang berlebih dan Anda juga siap untuk menerima kerugian (karena harga saham juga bisa turun) maka anda harus mempertimbangkan dengan serius belajar lebih banyak tentang pasar saham dan menginvestasikan sebagian uang Anda di dalamnya .

(bisnisdaninvestasi.com)

Selasa, 18 September 2012

Pilih Investasi Konvensional atau Investasi Di Bursa Saham ?

Pada dasarnya, pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk utang ataupun modal sendiri. Instrumen-instrumen keuangan yang diperjualbelikan di pasar modal seperti saham, obligasi, waran, right, obligasi konvertibel, dan berbagai produk turunan (derivatif) seperti opsi (put atau call).

PERBEDAAN BISNIS KONVENSIONAL DENGAN INDEKS SAHAM

BISNIS CONVENSIONAL
  • Biaya Rutin (Gaji, Administrasi, Listrik, Sewa Gedung, Pajak dll).
  • Birokrasi yang rumit (Akte Pedirian SIUP, NPWP dll).
  • Dapat terkena imbas Krisis Ekonomi.
  • Karyawan harus selalu dalam pengawasan Anda.
  • Keuntungan sewaktu-waktu tidak dapat diambil begitu saja.
  • Bila terjadi kerugian sulit untuk take over.
BISNIS STOCK INDEKS SAHAM
  • Tidak ada biaya (hanya sewaktu ada transaksi/komisi per LOT).
  • Administrasi mudah (KTP, Materai yang sudah disediakan, Menandatangani Surat Perjanjian.)
  • Tanpa Mengenal Pasar yang Lesu.
  • Dapat diwakilkan dan dipantau.
  • Keuntungan dapat diambil sewaktu-waktu.
  • Resiko dapat diminimalkan.
PERBEDAAN SAHAM DAN STOCK INDEKS

SAHAM
  1. Dikeluarkan oleh Perusahaan untuk mengumpulkan dana dari public.
  2. Hanya memiliki satu arah transaksi (hanya bisa membeli lebih dahulu).
  3. Waiting List, jika harga turun akan menunggu sampai harga stabil atau naik.
  4. Keuntungan dapat ditarik 4 hari setelah transaksi.
  5. Resiko tidak dapat diminimalkan karena pada saat harga turun susah untuk mendapatkan pembeli.
  6. Pembayaran 100% dari Nilai saham.
  7. Sensitif hanya pada berita/informasi satu saham saja.
  8. Liquidasi Relatif.
  9. Komisi Relatif mahal 0.25% dari nilai pembelian.
STOCK INDEKS
  1. Gabungan nilai saham rata-rata (saham-saham bluechip).
  2. Memiliki dua arah transaksi (kemampuan menjual lebih dulu/harga naik atau turun terdapat peluang keuntungan).
  3. Liquiditas tinggi, selalu ada pembeli dan penjual.
  4. Keuntungan dapat ditarik kapan saja pada jam kerja.
  5. Resiko dapat diminimalkan untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin.
  6. Margin yang didepositkan sejumlah LOT yang diambil.
  7. Tidak sensitif hanya pada berita/informasi satu saham saja.
  8. Komisi Kompetitif.
KELEBIHAN TRANSAKSI DI BURSA STOCK INDEKS SAHAM

BURSA DERIVATIF
Investor tidak perlu bertemu dengan pembeli atau penjual dari Investor lain karena sudah diatur oleh bursa dan transaksi hanya berupa nilai/harga dari barang yang diwakili.

DUA ARAH KESEMPATAN
Indeks saham memiliki pergerakan dua arah, yaitu naik (menguat) atau turun (melemah). Investor berhak melakukan pembelian terlebih dahulu jika Indeks saham mengalami penguatan kemudian ditutup (liquidasi) pada penjualan. Dan investor juga berhak melakukan penjualan terlebih dahulu jika Indeks saham mengalami penurunan kemudian ditutup (liquidasi) dengan pembelian.

FLEKSIBEL
Investor dapat melakukan transaksi pada saat beraktifitas atau keluar kota, karena Investor telah diwakili seorang Konsultan untuk memantau pergerakan harga Indeks saham tersebut.

TRANSPARAN
Indeks saham dapat dipantau melalui internet secara on line melalui media electronik dan media massa. Tidak ada yang dapat memanipulasi pergerakan harga tersebut. Jika Investor telah melakukan transaksi, saat itu juga dapat melihat dananya dari hasil transaksinya. Pihak perusahaan akan mengirimkan laporan harian Rekeningnya kepada Investor.
 
TIDAK MEMILIKI JANGKA WAKTU
Jika Investor merasa Investasi di Indeks saham tidak menguntungkan maka Investor dapat menarik atau MENGAMBIL DANANYA TANPA DITARIK BIAYA APAPUN.

HAK INVESTOR

BERHAK MENENTUKAN TINGKAT RESIKO
Didalam perdagangan Indeks saham resiko kerugian dapat diminimalkan dengan menggunakan management resiko yang ada sehingga investor dapat menentukan batas toleransi kerugian sesuai dengan keinginannya.

BERHAK MENENTUKAN WAKTU TRANSAKSI
Jika dalam analisa pergerakan harga Indeks saham sulit untuk diprediksikan maka investor berhak untuk menunda transaksi sampai dengan harga Indeks saham tersebut dapat diprediksikan kembali.

BERHAK MEMPEROLEH LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan diberikan atau dikirimkan kepada Investor setiap hari setelah melakukan transaksi.

BERHAK UNTUK MENGAMBIL KEUNTUNGAN (PROFIT) SETIAP SAAT
Keuntungan yang didapat Investor dari transaksi dapat diambil setiap saat pada jam kerja sesuai keinginannya.

BERHAK MENENTUKAN JANGKA WAKTU TRANSAKSI
Investor dapat menentukan jangka waktu investasinya sesuai dengan keinginannya.

Dengan Stock Indeks Futures, Investor bisa Meperdagangkan Pasar Saham Dunia Tanpa Harus Memiliki Saham.

Bagaimana caranya ?

Dengan hanya membeli suatu kontrak Stock Indeks Futures, misalnya menjadi Investor di PT. Midtou Aryacom Futures.

Contoh Perhitungan Hangseng Indeks (HSI) :

HSI dihitung dengan metode “market capitalization weigted indeks terdiri dari 39 saham pilihan”.

39 saham pilihan ini dibentuk dari berbagai perusahaan yang bergerak di bidang Keuangan, Industri, Perdagangan, Properti, dan Utilities sub-indices. Stock account ini diatas 70% dari seluruh kapitalisasi pasar dari semua saham yang terdapat di SEHK (Stock Exchange Hongkong).

Hangseng Indeks disusun, dikeluarkan dan dikelola oleh HIS Service Limited, anak perusahaan Hangseng Bank.

Rumusan perhitungan HSI

Nilai pasar keseluruhan saat ini dari saham yg termsk

Nilai HSI = ————————————————————————– x 100

Nilai pasar keseluruhan pada saat Base Date dari saham yang termasuk

Saham Jumlah saham yg beredar Harga Pasar Nilai Pasar

A 10.000 x     HK $ 8 HK $ 80.000

B 20.000 x HK $ 11 HK $ 220.000

C 30.000 x     HK $ 13 HK $ 390.000

Nilai pasar keseluruhan——————-> HK $ 690.000

Berdasarkan saham A, B, C (diasumsikannilai pada saat Base Date adalah

HK $ 11.500) HSI hari ini adalah :

HK $ 690.000

HSI = —————–x 100 = 6000

HK $ 11.500

CARA MENGHITUNG KEUNTUNGAN INVESTASI INDEKS SAHAM

Yang diperdagangkan dalam pasar indeks saham adalah “KONTRAK” bukan berupa benda fisik atau barang. Cara menghitung keuntungan tersebut adalah :

Keterangan :

1. Fixed Rate : $ 1 = Rp. 10.000

2. Commision Fee : $ 50/lot = Rp. 500.000

Contoh :

    Mr. Hangseng

Jam Harga Posisi Jumlah Lot

09.10 22.000 Open BUY 1

09.20 22.060 Close SELL 1

(Beli 22.000 – Jual 22.060) x 1 point @ Rp.50.000,-

= 60 point x Rp.50.000 = Rp. 3.000.000

=Rp. 3.000.000. – Rp. 500.000 = Rp.2.500.000

=> Maka keuntungan yang diperoleh dalam waktu 10 menit adalah

Rp. 2.500.000,- (Begitupun sebaliknya jika anda mengalami kerugian)

PERTIMBANGAN-PERTIMBANGAN DALAM INVESTASI

Didalam semua bidang Investasi atau bisnis apapun yang kita hadapi pasti mengandung sebuah RESIKO. Jika Anda Investasi di bidang Stock Indeks Futures segala kemungkinan resiko dan kerugian dapat diminimalkan dengan menggunakan MANAGEMEN RESIKO.

Tehnik Managemen Resiko tersebut antara lain :

1. CUT LOSS (STOP ORDER) :
Membatasi kerugian pada tingkat yang dapat ditolerir atau seminimal mungkin.

2. SWITCHING
Meliquidasi posisi sebelumnya lalu mengambil posisi baru yang berlawanan dari posisi sebelumnya.

3. LOCKING
Membuka posisi baru yang berlawanan arah dengan posisi sebelumnya.

4. AVERAGING
Membentuk piramida dengan mengambil posisi yang sama dengan posisi sebelumnya, dengan jumlah lot yang dilipat gandakan.

TEHNIK-TEHNIK MENGANALISA PASAR INDEKS SAHAM

Dalam pengambilan keputusan di pasar indeks saham seorang Investor akan diberikan informasi oleh konsultanya (TRADER) tentang analisa pergerakan harga Indeks saham hari itu.

Analisa tersebut dibagi dalam 2 kelompok yaitu :

1. Analisa Fundamental :
o Indikator Ekonomi
o Kebijakan Ekonomi
o Kebijakan Politik Dalam dan Luar Negeri
o Rumor

2. Analisa Tehnikal :
o Pergerakan harga menentukan segalanya (Market discount is everything)
o Harga bergerak dalam suatu kecenderungan (Price Move in Trend)
o Pergerakan harga cenderung untuk berulang (History Repeat it Self)

Ada beberapa Tehnik (Indikator) yang digunakan didalam analisa ini antara lain :
o Chart Candle Stick
o Stochastic
o RSI
o Moving average
o MACD
o Dll.

(http://bbroker2010.wordpress.com/)